Karir Fayakhun Andriadi di Partai Golkar

Sejak memutuskan memilih partai Golkar, Fayakhun Andriadi harus berjuang dari nol. Meski ia adalah anak dari pendiri partai, bukan berarti hal tersebut membuatnya nyaman dan santai. Ia mulai aktif mengikuti kegiatan partai, termasuk sering berkunjung ke DPP Partai Golkar Slipi, serta menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh Partai. Tak ada posisi apapun pada tahun 2002 ketika ia masuk. Tapi hal itu tidak menyurutkan langkahnya untuk terus memberikan dedikasi kepada partainya. Ia pun melakukan pun yang bisa dia perbuat untuk kebaikan dan kemajuan partai, dia lakukan. 
fayakhun politisi golkar


Ketika mengenang masa awal bergabung dengan partai  Golkar, Fayakhun mengalami banyak pengalaman yang menuntut kesabarannya. Dalam pengakuannya, awal-awal bergabung ia sering dipermainkan orang. Tapi dari situlah dia dapat pengalaman berharga. Ia tetap berpikir positif dan tetap sabar. Karena berpikir positif seperti itu, Fayakahun akhirnya tabah jika dipermainkan.

Pada Desember 2004, dedikasi Fayakhun kepada Partai Golkar akhirnya diapresiasi oleh kepengurusan Partai Golkar hasil Munas Bali. Dari sekian banyak kader partai berkualitas, Fayakhun dipercaya menjadi salah satu Ketua Divisi di Pengurus Pusat Badan Informasi dan Komunikasi (PP BIK) Partai Golkar, atas rekomendasi dari Priyo Budi Santoso kepada DPP Partai Golkar. Ia menjabat posisi yang sesuai keahliannya yaitu Koordinator Divisi Sistem Informasi dan Telekomunikasi (Sisinfotel).
Karir Fayakhun Andriadi di Partai Golkar

Fayakhun bekerja professional untuk Partai. Berinteraksi dengan kader partai yang kaya pengalaman menbuat dia menjadi semakin matang. Beberapa kepercayaan dari partai pun dia selesaikan dengan nilai bagus. 
Memasuki perhelatan Pemilu 2009 dengan tiket nomor urut 2 Dapil II Jakarta, Fayakhun membuktikan diri sebagai kader muda potensial Partai Golkar. Berkaca pada pemilu 1999 dan 2004, DKI Jakarta dikenal sebagai Dapil neraka bagi Partai Golkar.  Hanya ada satu kader dari setiap Dapil yang bisa lolos ke Senayan, DPR RI.
Dengan niat mantap, Fayakhun berjuang membuktikan diri bahwa dia bisa diandalkan partai Golkar. Dia sangat sadar bahwa kemungkinan besar caleg partai Golkar yang lolos ke Senayan dari Dapil II (Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Luar Negeri) hanya satu orang. Fayakhun optimis melangkah meski harus bersaing dengan mantan-mantan birokrat senior yang lebih dahulu berkecimpung di Partai Golkar. Dan sejarah pun akhirnya membuktikan, Fayakhun berhasil merebut kepercayaan masyarakat Dapil II DKI Jakarta untuk memperjuangkan aspirasi mereka di DPR RI. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teliti Demokrasi Digital, Fayakhun Andriadi Raih Gelar Doktor dari UI

Fayakhun Andriadi dan Pilwakot Surabaya